Senin, 27 Februari 2017

Review Film WALL-E (2008) : Animasi Fun Namun Satir, Harusnya Kita Malu

Saya awalnya penasaran, film apa ini, minim dialog, sajiannya seperti human extinction, earth disaster, catastrophic, after apocalypse, haha...pokoknya yang serem-serem aja deh. Padahal kan ini film anak-anak, kok berat banget ya keknya, hehe... Dan ternyata memang bener guys, film ini bersetting pada masa dimana bumi memang sudah tak layak huni lagi. Yang terhampar hanyalah sampah dimana-dimana. Makjleb ketipu banget saat opening scene-nya aja menampilkan gedung tinggi, kirain kantor atau apa lah gitu, eh taunya itu tumpukan sampah yang udah dipress rapi dan menggunung tinggi seperti gedung perkantoran. Heukhh...nyesek banget...


 Wall E Disney Pixar
Gambar : krtnradio.com

Film ini bersetting 800 tahun dari sekarang, bumi sudah tak ditinggali lagi oleh manusia. Bukan karena manusia telah menemukan “bumi” baru, melainkan karena bumi sudah tak layak lagi untuk dihuni manusia karena sampah yang ada di bumi sudah over quantity. Manusia yang tersisa saat itu hidup diluar angkasa dengan menggunakan pesawat super besar, starliners “Axiom”, ciptaan perusahaan Buy N Large (BNL).

 Wall E
Gambar : slashfilm.com

BNL juga perusahaan yang menciptakan robot-robot pembersih sampah yang mereka tugaskan di bumi untuk membersihkan sampah tersebut. Robot-robot pembersih inilah yang bernama WALL-E. Hanya tersisa 1 unit robot saja, yang hidup sebatang kara di bumi tandus itu. Dia dapat bertahan hidup menggunakan sparepart dari robot-robot lain yang sudah tidak berfungsi lagi. Lucunya, PIXAR, production house film ini, membuat karakter WALL-E ini seperti layaknya manusia. Yang mempunyai perasaan, ketakutan, selera humor dan hiburan, perhatian, bahkan kasih sayang. Ditambah dengan appeareances si WALL-E ini gemesin banget untuk ukuran robot, apalagi kalo pas lagi pasang muka ibanya, huhu...

Wall E Axiom

Minggu, 26 Februari 2017

KILLERS (2014) : Inside us lives a killer (Review By Nendra Pratama - JMFC 069)

WARNING ALERT : Artikel ini mungkin mengandung deskripsi dan gambar yang mungkin bisa membuat anda sedikit tidak nyaman.

Killers (2014) sebuah film dengan 2 orang tokoh yang sama dalam waktu yang sama ditempat berbeda yang terhubung via internet dan akan berakhir diatap mobil dengan bergandengan tangan #cieeee. Tagline film ini adalah Inside us lives a killer yang mana kalo kata Joker mah hanya butuh little push buat ngebangkitinnya, ini yang terjadi dalam film ini, seorang eksekutif muda yang hidup di Jepang ternyata memiliki sisi gelap sebagai serial killer yang membunuh sambil merekam lalu menguploadnya ke internet.

Gambar : lifecellskin

Di Indonesia, Bayu (Okta Antara) jurnalis yang frustasi karena karirnya dihabisi politikus yang ingin dibongkar kedoknya sehingga keluarganya berantakan, merasa terdorong untuk melakukan hal yang sama setelah menonton video yang di upload oleh orang Jepang tersebut.


 Killers 2014
Gambar : kalafudra.com

Film ini menyuguhkan alur yang lambat, antara Jakarta dan Jepang, kita dibawa mengenal kehidupan dan latar belakang mengapa kedua tokoh kita melakukan hal tersebut sehingga kita menpunyai simpati dan pembenaran atas apa yang terjadi.

Rabu, 22 Februari 2017

Preview Film Logan (Wolverine 3) : Aksi Terakhir Wolverine Favorit Kita

I’m back guys...mengisi ruang artikel Preview kita kali ini, saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran tentang film yang kita tunggu-tunggu di bulan Maret, LOGAN (Wolverine 3). Karena kami, Jambi Movie Freakers Community, juga rencana akan menggelar Nonton Bareng lho, terbuka untuk umum, jadi kalian semua harus ikut ya, ada hadiahnya lho!. Nobar akan digelar pada hari Sabtu, 4 Maret 2017 di salah satu bioskop di Kota Jambi. Untuk info lebih lanjut silahkan kamu hubungi kontak ini :
BB : Nendra d0f10324, Fauzan d3a9fc5c
Line : Nendra 08217525832, Fauzan : @zeanhandsome_91

 Logan Poster

Nah, to the point saja tanpa banyak basa basi, apa saja yang perlu kamu tau tentang film Logan nanti? Liat dulu trailernya berikut ini :
 Logan

Film Terakhir Hugh Jackman Sebagai Wolverine
Sedih sih sebenernya  mengetahui ini adalah film terakhirnya sebagai Wolverine yang kita sukai, karena kharisma Hugh Jackman sebagai Wolverine memang sangat pas, apalagi kalo dia udah mengeluarkan gaya gaharnya itu. Tapi mau tak mau memang harus diakhiri, karena usia Hugh Jackman yang semakin tua tentu tak bisa seterusnya ditutupi oleh make-up artist agar terlihat awet muda sebagai mana sosok Logan, mutant yang diperankannya. 

Logan Tampil Dalam Usia Tua
Yak...dalam film ini Logan akan terlihat tua, renta, dengan uban putih dan kemampuan regenerasi sel yang mulai pudar. Apa penyebabnya? Masih belum tau kenapa, nanti akan kita ketahui dalam film. Logan yang berusia tua ini mengadaptasi dari komik sumbernya, Old Man Logan. Prof. X a.k.a Charles Xavier juga sangat tua guys. 

Kamis, 16 Februari 2017

Top 10 Prison Movies (Review By Muhammad Ilham - JMFC 041)

Pernahkah anda melakukan kejahatan? Wah saya harap tidak, karena setiap kejahatan akan memiliki konsekuensi, dan di mata hukum kita dan hukum dunia kebanyakan konsekuensi yang diberikan adalah hukuman penjara dan kurungan. Dimana fungsi penjara adalah mengurung dan membatasi kemerdekaan seseorang untuk berada dimana saja dan menghilangkan beberapa hak yang dimiliki oleh setiap manusia. Salah satunya adalah Hak untuk bekerja sesuai kehendak, belajar dan “bercinta” huehuehuehuehue... Tapi itu konsep jaman dulu guys, bahwa penjara adalah kurungan absolut yang menghilangkan beberapa hak asasi, jaman sekarang semuanya berbeda, Narapidana boleh kok bekerja dan belajar, asal memenuhi syarat sesuai aturan, konsep penjara sekarang adalah memasyarakatkan dan pembinaan, mangkanya disebut Lembaga Pemasyarakatan. 

Kalau di film-film diperlihatkan kalau kehidupan penjara begitu keras dan brutal, perkelahian, penganiayaan narapidana, perseteruan antara kelompok, bahkan pelecehan seksual dalam bentuk sodomi dan hubungan lesbian antar Narapidana Wanita. Is it True? Berdasarkan penelitian saya (karena kebetulan skripsi saya dulu mengkaji tema penjara), dan beberapa keluarga termasuk almaharhum ayah saya adalah pegawai penjara, walau disayangkan, beberapa hal diatas merupakan memang benar adanya walau tak ada bukti nyata. Penganiayaan yang dilakukan beberapa Napi terhadap Napi pemerkosaan dan eks Polisi, penyelundupan barang-barang ilegal dalam penjara bahkan pelecehan seksual dalam bentuk sodomi kepada Narapidana yang dikategorikan “lemah” terkadang masih terjadi dan luput dari mata petugas. Sedikitnya jumlah petugas dan overload nya jumlah napi dalam penjara membuat pengawasan menjadi tak maksimal. Oleh karena itu kehidupan getir dan keras penjara akan sangat menarik dan saya jadikan topik yang akan saya angkat dalam top 10 list kali ini. Here we go guys………  

 The Longest Yard
Gambar : wikipedia.org

10. Longest Yard
Cast : Adam Sandler, Chris Rock, Burt Reynolds
Director: Peter Segal
IMDb: 6.4/10
Rotten Tomatoes: 31%
Paul Crewe (Adam Sandler) seorang superstar Football Amerika mengalami krisis karir dan kepercayaan diri setelah terjerat kasus pengaturan skor membuat Paul hobi mabuk-mabukan. Dalam keadaan mabuk Paul nekat mencuri mobil pacarnya dan mengemudi dalam keadaaan mabuk dengan kecepatan tinggi, tertangkap petugas Paul lalu dikirim ke penjara maximum security. Disini atas permintaan (lebih kepada paksaan) sang kepala penjara menugaskan Paul membentuk tim Football yang beranggotakan Narapidana lalu mengadakan Skirmish melawan tim para Sipir. Karena Dirancang untuk kalah, Paul ogah-ogahan melaksanakan tugas ini. Namun perlakuan diskriminatif Kepala Sipir dan siksaan petugas sipir memaksa Paul untuk berbuat lebih, dengan bantuan Caretaker (Chris Rock) dan Nate Scarborough (Burt Reynolds), Paul membentuk Tim Mimpi Buruk bagi petugas Sipir yang berisikan Narapidana paling buas, paling beringas dan paling berbahaya diantara Narapidana lain dengan satu agenda, yakni menghajar, menghabisi serta membalas perlakuan para sipir yang selama ini menyiksa mereka. 

Longest Yard merupakan re-make film klasik yang berjudul The Longest Yard (1974) yang juga dibintangi Burt Reynolds sebagai Paul Crewe, sebenarnya The Longest Yard versi tahun 1974 juga pernah di remake sebelumnya oleh film Inggris berjudul Mean Machine (2001) yang dibintangi Vinnie Jones dan Jason Statham. Beda antara The Longest Yard (2004) ini dengan Mean Machine (2001) adalah pada temanya, dalam Longest Yard olahraga yang diusung adalah American Football dan dalam Mean Machine adalah Soccer alias Sepak bola. Namun jalan cerita yang disajikan tak jauh berbeda, so bagi kalian yang lebih suka sepak bola bisa memilih Mean Machine (2001). Namun diantara ketiganya, saya pribadi amat menyukai The Longest Yard (2005) adanya Adam Sandler, dan Chris Rock menjadikan film ini lebih lucu dan playful, namun tak melenceng dari plot cerita yang diberikan. Joke yang dilontarkan pun mudah dimengerti dan supporting cast seperti Nelly (Rapper), Tracy Morgan, Goldberg (WWE Wrestler), dan “Stone Cold” Steve Austin (WWE Wrestler) menjadikan film ini lebih berwarna. Bagaimana dengan kehidupan penjara nya sendiri? Stereotipe yang disuguhkan mulai dari hubungan sesama jenis, barang selundupan, perkelahian antar geng, penyiksaan oleh petugas sampai partai pamuncak Narapidana vs Sipir disajikan dengan renyah membuat kita betah menyaksikan The Longest Yard sampai akhir.

 Life 1999
Gambar : imdb.com

9. Life (1999)
Cast : Eddie Murphy, Martin Lawrence, Bernie Mac
Director: Ted Demme
IMDb: 6.7/10
Rotten Tomatoes:

Entah kenapa saya sangat menggandrungi komedian kulit hitam contohnya Eddie Murphy dan Martin Lawrence, baik joke, cara berbicara, bahkan cara mereka berkata ‘F’ word amat lucu bagi saya, keduanya sungguh lepas dan bebas. 80% film Eddie Murphy dan Martin Lawrence sudah saya tonton dan tak pernah bosan untuk diulang lagi, dan ketika kedua nya Team Up dalam sebuah film, saya amat antusias buat nontonnya. Dan memang seperti saya duga Life memang Laughing Marathon sepanjang film nya, ga aneh memang Murphy dan Lawrence bagaikan Dynamic Duo di film ini. Bercerita tentang dua orang pria Afrika-Amerika Rayford Gibson (Eddie Murphy) seorang yang suka menipu dan pintar berbicara, dan Claude Banks (Martin Lawrence) seorang yang selalu serius dan hendak meniti karir menjadi bankir, dijebak dengan kasus pembunuhan oleh Sherif setempat sewaktu ingin berbisnis minuman keras. 

Diskriminasi dan kebencian masyarakat dengan orang-orang kulit hitam membuat keduanya di vonis seumur hidup. Dimulailah kehidupan penjara yang berat, sepanjang menjalani hukuman keduanya tak pernah akur dan bertentangan satu sama lain, tapi anehnya mereka ga terpisahkan. Selama menjalani hukuman juga keduanya selalu mencoba untuk kabur namun selalu gagal, akan tetapi kehadiran keduanya membawa warna tersendiri dalam penjara ini. Para napi ga pernah kesepian dan bosan karena ulah keduanya, waktu berlalu, akankah keduanya bebas atau malah menutup umur dipenjara? Penggemar Murphy dan Lawrence wajib menonton film ini, keduanya saling mengisi dan sama-sama mendapatkan porsi yang imbang pada joke dan timeline film, didukung oleh komedian yang sudah memiliki nama besar sebagai supporting cast, ada Obba Babatunde, Bernie Mac dan Anthony Anderson, bersiaplah untuk tertawa selama 100 menit kedepan.

 Escape From L.A
Gambar : rogerebert.com

8.    Escape from LA and Escape From New York dwilogi (1981-1994)
Cast : Kurt Russel,
Director : John Carpenter
IMDb: Various
Rotten Tomatoes : Various

Kenalkah anda pada karakter Snake Plissken? Pasti kebanyakan tidak kenal yah, siapa itu Snake Plissken, Snake Plissken adalah karakter utama pada dua film Escape, yaitu Escape From New York (1981) dan Escape From LA (1981), Snake adalah sosok anti-hero, anti-hero bukan lah sosok yang ga suka dengan hero ya guys, anti-hero adalah pahlawan yang justru tidak memiliki kualitas, sifat atau moral layaknya Hero yang konvensional. Artinya Anti Hero adalah sosok protagonist yang memiliki sifat layaknya penjahat, tak perduli hukum, tak segan membunuh, tak perduli dengan keselamatan orang lain dan biasanya perawakannya seram, namun dalam hati kecilnya sosok ini pada dasarnya melakukan hal yang benar dengan menghalalkan segala cara. Nah kalo di komik contohnya ada Wolverine, dikenal brutal dan ganas namun pada dasarnya hatinya baik. 

Nah Snake Plissken adalah sosok Anti Hero yang cukup dikenal di Era 80an dengan ciri khas suara serak dalam menggunakan Eyepatch, perawakan yang kasar, tidak perduli dengan orang lain dan memiliki profesi kriminal.  Pada Escape From New York menceritakan di era masa depan (Tahun 1997) angka kejahatan sangat tinggi dan menjadikan New York sebagai penjara berkeamanan maximum terbesar di dunia, maksudnya disini adalah Kota New York diberikan pagar pembatas raksasa tanpa ada penjaga didalamnya, seluruh Narapidana dimasukkan kesana dan mereka berkeliaran bebas dalam Kota New York namun kalo berani keluar dari New York para Narapidana akan ditembak mati. Namun para Napi memiliki rencana berbeda, mereka menembak jatuh pesawat presiden yang melewati New York serta ingin menculik Presiden sebagai alat tawar menawar untuk membebaskan diri, nah Snake sebagai Narapidana yang akan dimasukkan ke dalam New York diberi tugas (dipaksa) untuk menjemput dan membebaskan Presiden. 

Minggu, 29 Januari 2017

Nominasi Piala Oscar 2017 Dan Prediksi Pemenang

Oscar nominations has arrived! Yak...fresh from the oven, Academy Awards baru saja mengumumkan para kontestan ajang penghargaan perfilman paling bergengsi sejagat dunia ini yang akan memperebutkan Piala Oscar mereka. Cek full listnya disini :

 The Oscars
FULL LIST 89TH ACADEMY AWARDS NOMINATIONS :
Best Picture :
Arrival
Fences
Hacksaw Ridge
Hell or High Water
Hidden Figures
La La Land
Lion
Manchester by the Sea
Moonlight

Best Actor :
Casey Affleck, Manchester by the Sea
Andrew Garfield, Hacksaw Ridge
Ryan Gosling, La La Land
Viggo Mortensen, Captain Fantastic
Denzel Washington, Fences

Best Supporting Actor :
Mahershala Ali, Moonlight
Jeff Bridges, Hell or High Water
Lucas Hedges, Manchester by the Sea
Dev Patel, Lion
Michael Shannon, Nocturnal Animals

Best Actress :
Isabelle Huppert, Elle
Ruth Negga, Loving
Natalie Portman, Jackie
Emma Stone, La La Land
Meryl Streep, Florence Foster Jenkins

Best Supporting Actress :
Viola Davis, Fences
Naomie Harris, Moonlight
Nicole Kidman, Lion
Octavia Spencer, Hidden Figures
Michelle Williams, Manchester by the Sea

Best Director :
Denis Villeneuve, Arrival
Mel Gibson, Hacksaw Ridge
Damien Chazelle, La La Land
Kenneth Lonergan, Manchester by the Sea
Barry Jenkins, Moonlight

Best Cinematography :
Arrival
La La Land
Lion
Moonlight
Silence

Best Production Design :
Arrival
Fantastic Beasts and Where to Find Them
Hail, Caesar!
La La Land
Passengers

Best Makeup and Hairstyling :
A Man Called Ove
Star Trek Beyond
Suicide Squad

Best Costume Design :
Allied
Fantastic Beasts and Where to Find Them
Florence Foster Jenkins
Jackie
La La Land 

Best Visual Effects :
Deepwater Horizon
Doctor Strange
The Jungle Book
Kubo and the Two Strings
Rogue One: A Star Wars Story

Best Adapted Screenplay :
Arrival, Eric Heisserer
Fences, August Wilson
Hidden Figures, Allison Schroeder and Theodore Melfi
Lion, Luke Davis
Moonlight, Barry Jenkins with story by Tarell Alvin McCranley

Best Original Screenplay :
Hell or High Water, Taylor Sheridan
La La Land, Damien Chazelle
The Lobster, Yorgos Lanthimos and Efthimis Filippou
Manchester by the Sea, Kenneth Lonergan
20th Century Women, Mike Mills

Best Original Score :
Jackie
La La Land
Lion
Moonlight
Passengers

Best Original Song :
“Audition (The Fools Who Dream),” La La Land
“Can’t Stop the Feeling,” Trolls
“City of Stars,” La La Land
“The Empty Chair,” Jim: The James Foley Story
“How Far I’ll Go,” Moana

Best Sound Editing :
Arrival
Deepwater Horizon
Hacksaw Ridge
La La Land
Sully

Best Sound Mixing :
Arrival
Hacksaw Ridge
La La Land
Rogue One: A Star Wars Story
13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi

Best Animated Feature :
Kubo and the Two Strings
Moana
My Life as a Zucchini
The Red Turtle
Zootopia

Best Documentary Short :
Extremis
4.1 Miles
Joe’s Violin
Watani: My Homeland
The White Helmets

Best Live Action Short :
Ennemis Intérieurs
La Femme et le TGV
Silent Nights
Sing
Timecode

Best Film Editing :
Arrival
Hacksaw Ridge
Hell or High Water
La La Land
Moonlight

Best Animated Short :
Blind Vaysha
Borrowed Time
Pear Cider and Cigarettes
Pearl
Piper

Best Foreign Language Film :
Land of Mine
A Man Called Ove
The Salesman
Tanna
Toni Erdmann

Best Documentary Feature :
Fire at Sea
I Am Not Your Negro
Life Animated
O.J.: Made in America
13th

Sumber : oscar.go.com
 La La Land
Gambar : lalaland.movie

Apa saja yang perlu kita ketahui dari pergelaran Academy Awards yang ke-89 ini sebelum pergelarannya pada tanggal 26 Februari nanti? Lets rolling down...

La La Land is incredible phenomenal! Dari 17 kategori yang bisa diikutinya, film La La Land berhasil masuk nominasi di 13 kategori dengan total 14 nominasi! Gileeee ajiiibbb..... Hanya ada 2 film sebelum ini sepanjang sejarah per-Oscar-an yang pernah menguasai nominasi sampe 14 biji, yaitu Titanic dan All About Eve. Namun bedanya, La La Land adalah film yang bergenre drama musikal, pertama dalam sejarah dan beda. Standing applause dulu deh buat La La Land, terlepas dari berhasil ato ngga nya menyabet Piala Oscar-nya nanti. 

Bisa masuk sebegitu banyak aja udah very very fantastic. Filmnya sendiri sepertinya memang asyik banget, liat view dan angle camera yang digunakan, set lokasi yang disiapkan hingga nyanyian dan tarian yang aduhai mezmerizing banget. 2 lagunya berhasil masuk dalam 1 kategori Best Original Song. Apalagi dalam film ini juga ada penyanyi solo pria yang populer, John Legend, yang ikut menyumbangkan suara merdunya, judul lagunya Start A Fire, enak banget lagunya, hehe..

 Academy Awards Nominees
Gambar : movieweb.com

Okeh, cukup soal La La Land, jika La La Land sudah seperkasa itu? Lalu siapa yang bisa menjadi lawannya? Hmm...secara nominal jumlah nominasi memang tak ada yang mendekatinya, paling dekat adalah Moonlight dan Arrival, yang bisa masuk nominasi di 8 kategori, selebihnya tersisa Hacksaw Ridge, Manchester By The Sea dan Lion yang mengumpulkan 6 nominasi. Berhasilkah mereka menyalip La La Land? Mari kita bahas lebih lanjut berikut ini.

Menariknya tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, pergelaran Academy Awards kali ini lebih “berwarna” ketimbang tahun lalu. Kali ini ada beberapa nominator yang diluar ras kulit putih, sebut saja seperti Mahershala Ali, Dev Patel, Naomi Harrus, Barry Jenkins, dll. Tahun lalu ada pihak yang kurang berkenan karena hampir tak ada nominator selain ras kulit putih dalam Oscar sehingga muncullah hashtag #OscarSoWhite.

Untuk mengetahui lebih detail tentang apa dan bagaimana deksripsi dari masing-masing kategori, ada baiknya kamu baca dulu artikel berikut ini yang telah saya buat agar dapat menjadi pengetahuan kita bersama, klik : Penjelasan Kategori Dalam Academy Awards.

Paling pertama untuk kategori Best Picture, ini adalah kategori yang paling prestise, kenapa? Karena Best Picture itu seperti juara umumnya atau film terbaik. Film-film yang masuk Best Picture adalah film yang memiliki kualitas dan nilai yang merata baik di semua aspek, mulai dari Produser, Sutradara, Pemeran hingga ke Kru Editor sekalipun. Nah, dari list nominasi ada 9 film yang berlomba mendapatkan predikat terbaik, menurut saya, La La Land, Hacksaw Ridge dan Moonlight akan menjadi peserta terdepan yang paling berpeluang mendapatkannya, mengingat mereka masuk di banyak nominasi. But, belum pasti juga karena tahun kemarin sang juara Best Picture adalah Spotlight yang hanya masuk nominasi 5 kategori saja lho, mengalahkan The Revenant dan Mad Max : Fury Road, yang masuk 12-10 nominasi. Kalo ibarat sepakbola, bola itu bundar kawan, hehe.

Kamis, 12 Januari 2017

The Teacher's Diary : “Is It Possible To Love Somebody You Never Meet?” (Review By Nendra Pratama - JMFC 069)

Yupz, I'm back guys, hahaha......
Setelah tertawa terbahak - bahak lewak film Pee Mak, film horror Thailand yang gak ada serem - seremnya hahaha yang ada malah bikin ngakak guling - guling eh malah nemu film Teacher's Diary, film romantis berlatar belakang pendidikan disebuah daerah yang terpencil di Thailand sana.

 The Teacher's Diary
Gambar :youtube.com

Film ini menceritakan tentang bagaimana kisah dua orang guru dengan  latar belakang yang berbeda dengan skill yang berbeda dan jenis kelamin yang berbeda, ya iyalah, ini kan film romantis hahahaha............ Tersebutlah Ann seorang guru yang sangat berdedikasi mempunyai skill mengajar yang mumpuni dan berusaha membuat murid - muridnya paham dan tertantang dengan apa yang dipelajarinya, namun akibat sebuah tato yang enggan dia hapus maka dia harus mengajar di sekolah perahu, sekolah diatas danau dipedalaman Thailand. Suka dan duka dia lewati bersama ke tujuh anak didiknya, semuanya dituang kedalam sebuah buku harian, semuanya mulai dari cerita gimana dia bisa sampai kesekolah terapung itu sampai kisah asmaranya, tentang kesepiannya, semuanya dia tulis, namun setahun kemudian dia dipindah tugaskan untuk mengajar di sekolah yang terletak dikota, atas rekomendasi dari pacarnya.


Minggu, 08 Januari 2017

A Little Chat Antara JMFC Dengan Komika, Aktor Dan Sutradara : Ernest Prakasa (By Nendra Pratama - JMFC 069)

Ernest Prakasa adalah seorang komedian yang sekarang terjun dan berkecimpung di dunia perfilman, dan kami beruntung dapat mewawancarainya via email, berikut kutipan wawancara yang kami dapatkan :

 Ernest Prakasa
Gambar : wikipedia.org

Q : Om, lebih seneng disebut apa nih sekarang? Komika? Presenter? Bintang film? Atau sutradara om? Alasannya kenapa?
A : “Komedian”. karena apa pun yang saya kerjakan, pasti berhubungan dengan komedi.


Q : Bisa gak om review dikit karir om, mulai dari mencoba menjadi musisi sampai ikutan kompetisi stand up trus sampek keliatan nyaman banget sekarang nyemplung ke dunia perfilman?
A :Awal karier saya adalah di industri musik. Nyaris enam tahun berkutat di industri musik, saya mendaftarkan diri ke kompetisi Stand Up di salah satu tv swasta. Lalu sempat menjadi Ketua pertama dari Stand Up Indo hingga Juni 2013. Saya komedian pertama Indonesia yang melakukan hal tur 11 kota, dinamai Merem Melek. Selanjutnya ada tur Illucinati, dapet rekor sebagai komedi tunggal spesial pertama di Indonesia yang digelar sebanyak tiga kali pertunjukan dalam satu hari. Karir mulai melebar mulai tahun 2012-2013, dengan menulis buku dan menjadi pemeran di beberapa film. Sampelah sekarang menjadi sutradara.


Q : Di dunia perfilaman Indonesia karir om termasuk melesat banget ini, dari mulai ikut di Make Money sampai sekarang Cek Toko Sebelah, film yang paling berkesan tuh yang mana om?
A : Sampai saat ini paling berkesan sih NGENEST, film pertama tapi tembus top 10 box office Indonesia dan dapet 7 piala dari 4 festival yang berbeda. 
 Ngenest
Q : Di Ngenest itukan awal karir om sebagai sutradara dan sekaligus pemerannya. Ada kesulitan gak om ngejalaninya? Dan om belajar soal penyutradaraan dimana sih kok bisa diawal karir langsung masuk nominasi Indonesia Box Office Movie Award gitu? Belajar dong saya sama om hehehe...
A : Kesulitannya terletak pada membagi tenaga dan konsentrasi antara menjadi pemain dan sutradara. Untuk menjadi sutradara saya membekali diri dengan membaca buku, berkonsultasi dengan rekan-rekan yang lebih senior, dan didampingi oleh crew yang bukan hanya berpengalaman, tapi juga sepenuhnya bisa saya percayai.

Selasa, 27 Desember 2016

Movies Recap 2016 and Upcoming Movies 2017

Yak, tak terasa setahun sudah berlalu, tahun 2016 akan berakhir beberapa saat lagi, berganti menjadi 2017. Nah, dalam kesempatan ini saya akan mencoba merekap apa saja film-film yang seliweran di tahun ini, namun dibatasi hanya yang mempunyai kesan saja, baik itu kesan positif maupun kesan negatif. Sekaligus saya akan membagikan kepada kalian apa saja film yang akan rilis di tahun 2017 nanti, yang lebih terpercaya dibandingkan beberapa info di sosial media yang beredar banyak yang masih salah.

Movies Recap 2016 :

 Leonardo Di Caprio

Leonardo Di Caprio mendapatkan Piala Oscar perdananya sebagai Best Actor lewat film The Revenant setelah lebih dari 20 tahun berkarir di Hollywood. Hal ini tentu menjadi trending worldwide karena dunia senang atas kabar ini, dunia tau kualitas Leonardo Di Caprio seharusnya sudah dapat Piala Oscar sudah dari dulu, namun baru kesampaian sekarang. Penampilannya di The Revenant sendiri memang luar biasa.

 Deadpool
Gambar : uk.pinterest.com

Deadpool, you’re awesome! Yesss...film Deadpool sangat fenomenal dan menghibur, dan yang paling penting para fanboys seneng, karena agak mirip dengan komiknya, jika dibandingkan dengan Deadpool yang ada di film X-Men Origin : Wolverine. Film Deadpool menjadi satu-satunya film “R” rated yang berhasil meraup pendapatan diatas 700 juta dollar AS. Deadpool beserta aktor Ryan Reynolds juga masuk dan menang di beberapa penghargaan film.

 Oscars So White
Whitewashing, sebuah istilah yang menyindir kebiasaan Hollywood dalam menggunakan aktor/aktris kulit putih untuk memerankan tokoh atau karakter non kulit putih. Tahun 2016, hal ini terjadi di beberapa momen. Pertama adalah saat pengumuman Piala Oscar, dimana sangat minim sekali nominator yang berkulit hitam, sehingga keluar hashtag #OscarSoWhite. Setelah ini kembali diangkat kontroversi Whitewashing dalam film Gods Of Egypt, karena sebagian besar pemerannya adalah kulit putih, padahal merunut sejarah Mesir, film ini seharusnya menyajikan banyak kulit non putih. Terakhir muncul di film Doctor Strange, namun hanya pada Tilda Swinton sebagai pemeran The Ancient One, yang semestinya adalah ras Asian.
 Batman V Superman
Gambar : en.wikipedia.org

Maret adalah bulan miliknya Batman v Superman. Meskipun secara kritikus filmnya dianggap jelek, namun bagi box office filmnya bagus dan sukses. Secara hiburan, tentu tak bisa kita pungkiri bahwa film ini memang menghibur. Tapi insiden nama ibu yang sama “Martha” itu mengubah segalanya, haha... Di film ini kami JMFC menggelar GalaNobar lho, booking satu teater yang isinya kami dan kerabat.

 Divergent
Divergent movie series TAMAT! Ya, kabar buruk datang setelah film ketiga Divergent : Allegiant, dinilai makin gagal, menyusul kegagalan dua film sebelumnya. Kegagalan ketiga ini membuat film maker menyerah dan memutuskan untuk tidak menggarap babak final filmnya. Duh...sayang sekali ya, padahal tinggal satu film lagi. Divergent movie series ini akan dialihkan ke serial tv. Sampai saat ini belum ada berita selanjutnya mengenai kelanjutan Divergent ini, akankah pasti ke tv atau terjadi keajaiaban tetap jadi bikin film yang terakhir?

Senin, 12 Desember 2016

Hacksaw Ridge dan Billy Lynn’s Long Halftime Walk, Sudut Pandang Lain Dari Sebuah Peperangan

Sebenarnya sih saya jarang nonton film perang...karena image yang tercipta bagi saya kalo film perang itu ya ceritanya ga unik, hanya berjalan lurus seputar tembak-tembakan dan ledak-ledakan. Tapi...sejak artikel Bro Ilham (JMFC 041) muncul tentang Top 10 Modern War Movies, saya jadi sedikit punya minat untuk mencoba menonton lebih banyak film perang, baru sekedar minat mencoba lho Bro Ilham, jangan ge-er dulu, hahahahaha....jadi lah dak... Ini lah manfaat komunitas, bisa sharing info, pendapat dan rekomendasi.


 Hacksaw Ridge
Gambar : en.wikipedia.org

Kebetulan, beberapa waktu setelah artikel itu naik cetak ada 2 film perang yang tayang yaitu Hacksaw Ridge dan Billy Lynn’s Long Halftime Walk. Keduanya memiliki kesamaan yaitu menampilkan sisi lain dari sebuah perang, diluar tembak-tembakan semata. Keduanya digadang-gadang sangat bagus dan mungkin akan masuk nominasi Oscar. Kok bisa? Mari cari tau, baca tulisan saya dibawah ini, hehe...

Alasan terdepan adalah alasan yang bisa dilihat sebelum kita tonton, yaitu nama sutradara yang garap filmnya. Hacksaw Ridge digarap oleh Mel Gibson, aktor legendaris sekaligus juga sutradara. Dia pernah menyabet Oscar untuk 2 kategori, yaitu Best Director dan Best Picture dari film Braveheart. Sedangkan Billy Lynn’s disutradarai oleh sensasional Ang Lee lewat film Life Of Pi yang mengantarkannya mendapat Piala Oscar kategori Best Director, meskipun diluar ini filmnya yang lain juga menjadi langganan Oscar seperti Crouching Tiger Hidden Dragon dan Brokeback Mountain.

 Billy Linn
Gambar : imdb.com

Nah, merujuk pada prestasi itulah saya niatkan untuk nonton filmnya. Saya mulai dari Hacksaw Ridge dulu deh. Belum sempat saya ke bioskop, temen saya, Pak Ustad Lee Min Ho alias Mualimin, haha...memberikan review di grup BBM JMFC pasca dia nonton film tersebut dan bilang bahwa film Hacksaw Ridge sangat bagus. Weh...mesti cepat nih, dan saat akhirnya kesampaian, ternyata apa yang dibilangnya adalah benar 100%. 

Hacksaw Ridge mampu membuat saya menahan air mata jatuh selama 1 jam di paruh kedua film yang banyak epicnya yang membuat sedih. Kalo menonton paruh pertamanya, ga terlalu sedih karena masih ada beberapa unsur komedi dan romantisme. Tapi perbedaan paruh pertama dan kedua ini lah yang bagi saya menjadikan film ini cukup compact. Wajar jika film ini diberitakan Independent mendapat standing ovation selama 10 menit saat akhir pemutarannya di Venice Film Festival.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...