Tampilkan postingan dengan label Suspense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suspense. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Agustus 2021

Review dan Penjelasan : John And The Hole (2021)

Sinopsis :

John, adalah seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun yang hidup dari keluarga kaya. Mereka tinggal di villa yang berada di tengah hutan. Keseharian mereka biasa saja normal sebagaimana keluarga lainnya. Ayah dan ibu bekerja, kakaknya sekolah dan pacaran, sementara John hobinya latian tenis. Mereka juga rutin melakukan dinner keluarga dan ngobrol bareng. Sampai tiba-tiba John menemukan bunker di dekat villanya.

Kalo anak-anak lain nemu bunker, kebanyakan pasti ngehindar ya. Tapi si John malah lain. Dia malah melakukan hal yang boleh dibilang aneh, ekstrim dan kejam. Dia mengurung ayah, ibu dan kakaknya ke dalam bunker tersebut. 

Anak macam apa coba yang tega mengurung keluarganya sendiri di dalam bunker. Lalu bagaimana respon anggota keluarganya terhadap John? Akankah mereka terdampar mati kelaparan di dalam bunker? Apakah maksud John sebenarnya? Apa dia berniat jahat? Nah inilah yang jadi suguhan filmnya. 

Jumat, 02 Oktober 2020

13 Film Korea Selatan Paling Esensial Yang Harus Kamu Tonton Sebelum Nyebur Ke Dalam Hallyuwood!

Kesuksesan Parasite dalam dunia perfilman global membuka mata penonton dunia ke arah Korea Selatan. Orang-orang mulai menjelajahi film-film asal negri ginseng tersebut, yang disebut dengan istilah Hallyuwood, sebagai "sinonim pelesetan" dari Hollywood-nya Korea. Ini terimbas juga kepada media penyiaran seperti tv dan video on demand yang ikut meramaikan bisnis mereka dengan mengisi film-film Korea di saluran mereka. Tapi, bagi kita sebagai penonton yang baru mau mulai, mau mulai dari mana? Ada sekian banyak film Korea yang bagus-bagus, tapi bagusnya nonton yang mana dulu nih? Nah..setelah saya tonton banyak film Korea, berikut ini adalah film-film Korea yang menurut saya paling esensial, yang harus kamu tonton terlebih dahulu, sebelum nonton film-film Korea lainnya.

Untuk list ini, saya perlu menyempitkan pilihan. Pertama saya sortir filmnya hanya yang dirilis maksimal tahun 2010 dan kebawahnya (sebelumnya). Karena mereka bukan film "baru", film lama, senior lah caknya, mereka yang lebih dahulu hadir. Kemudian, saya mencoba untuk memberikan keterwakilan untuk setiap genre film, baik murni satu genre di dalamnya maupun kombinasi beberapa genre. Dan saya pilih dari setiap genre itu, judul yang paling sering disebut oleh orang-orang alias yang lebih populer. Mungkin ada film yang bagus, tapi ga begitu populer seperti Il Mare, Shiri atau Going By The Book. Lalu jika ada satu sutradara yang punya banyak film bagus, maka saya juga hanya pilih satu atau dua saja sebagai perwakilan. Contoh, ada banyak film karya Park Chan Wook yang bagus-bagus yang rilis sebelum 2010, seperti Vengeance Trilogy, JSA, I am A Cyborg but That's OK, dan Thirst, tapi saya pilih hanya satu atau dua saja sebagai perwakilan. Dan terakhir saya jamin semua film ini sangat bagus dalam urusan teknis, seperti penyutradaraan, skenario, akting, sinematografi, scoring, dll, yang telah diakui karena dapat awards dimana-mana. So, without bacot lebih banyak lagi, lets go to the list.

1. Oldboy (2003) : Mystery-Thriller

Current rating : 8.4/10 IMDb, 82% Rotten Tomatoes, 21+

Ini wajib, super wajib! Penjelasannya sih udah saya buat di artikel berikut ini : Beribu Alasan Kenapa Old Boy Adalah Film Terbaik Korea Yang Kamu Pasti Ga Nyangka! Tapi itu hanya untuk yang udah nonton aja. Nah bagi kamu yang belum nonton, film ini merupakan misteri tentang proses balas dendam seseorang bernama Oh Dae Su. Tanpa tau kenapa dan sebab apapun, dia disekap dalam ruangan selama 15 tahun! Gila ga tuh! Jadi dia bertekad untuk balas dendam dengan mencari siapa dalang penyekapnya. Uniknya, pelakunya bukan bersembunyi, tapi berani untuk berkomunikasi dengan Oh Dae Su. Dengan dibantu oleh seorang gadis yang dia temui, Mido, mereka berdua melakukan penelusuran terhadap petunjuk-petunjuk yang mereka punya. Gimana endingnya? You will never see that coming! Selain dari segi misteri, film ini juga mempunyai unsur fight action yang keren. Soal teknis ga usah ditanya, banyak menang award, semuanya outstanding, mulai dari script, akting, penyutradaraan, sinematografi, dan set produksi.

2. Memories of Murder (2003) : Mystery-Suspense

Current rating : 8.1/10 IMDb, 91% Rotten Tomatoes, 21+

Sutradara Parasite, Bong Joon Ho, naik daun ya lewat film ini nih. Berdasarkan kisah nyata, film ini bercerita tentang dua polisi yang melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan berantai di sebuah desa. Uniknya si serial-killer ini kalo membunuh punya ciri khas, seperti timing dan target yang diincer. Proses investigasi ini sangat menarik ditelusuri, apalagi dua detektif ini berbeda gaya dan punya keyakinan sendiri terhadap keampuhan metode yang mereka pakai. Yang satu santai dan data-based-guy, yang satu temperamental-judgemental yang mengintimidasi para suspects. Memories of Murder adalah sebuah presentasi yang hebat dari sebuah kisah nyata, dengan penyutradaraan, akting dan sinematografi yang berkelas. Untuk film ini kita udah ada reviewnya oleh Nendra, klik disini untuk baca reviewnya.

3. A Bittersweet Life (2005) : Action-Thriller

Current rating : 7.6/10 IMDb, 100% Rotten Tomatoes, 17+

A Bittersweet Life diisi oleh aktor Korea paling terkenal, Lee Byung Hun. Dalam film ini ia berperan sebagai seorang bodyguard, yang ditugaskan untuk menjaga pacar simpanan bosnya. Alih-alih menjaga, dia malah sepertinya jatuh cinta ama tuh cewek. Siapa yang ga bakal jatuh cinta wong cantik gitu, hehe.. Rada-rada mirip ama The Bodyguard From Beijing lah. Cuma bedanya A Bittersweet Life dikemas dengan cinematography apik dan makna yang filosofis. Ini tak lepas dari tangan salah satu sutradara terbaik Korea Selatan, Kim Jee Won yang juga menahkodai film Tale of Two Sisters. Urusan action, udah jaminan mutu, Lee Byung Hun bukan sembarang main film, disini banyak sekali adegan action dan fighting yang dahsyat dan memacu adrenalin. Bahkan bisa jadi film ini banyak dijadikan referensi oleh filmmaker-filmmaker lain dalam membuat sequence action, seperti adegan dalam gedung terbengkalai itu sepertinya menginspirasi Gareth Evans dalam film The Raid.

Kamis, 23 April 2020

Review Singkat Bad Times At The El Royale (2018) : Suprisingly A Great Quentin Tarantino "Fan Film"


Seriuously... trkdang mrasa ga adil klo film2 sprti ini jrang bngt msuk Oscar. What's wrong with you, academy..
Bahkan honestly, klo academy mnilai film2 true story itu mmbawa pesan moral/ttg khidupan yg sngat mngena, justru film ini jg ga klah jg kok, sya sngat trharu mlah dan mmecut iman jg (Scene Miles dan Flynn di ending).

Ni si pnulis crita, ane yakin udh mmutar otak utk bs mnyusun crita yg kreatif dan mnarik, tp yg bgni hrs (sring) kalah dr film2 "true story" yg notabene ga prlu effort yg wah utk bkin crita, toh critanya udh ada, nyata, tinggal di modif2 kasi bumbu aja biar dramatis dan pnya nilai jual sbgai film.

Sdgkan klo yg original screenplay gni diperlukan kcerdasan dan tingkat kreatifitas sang pmbuat crita utk bs mnjdikan critanya film yg bgs, yg notabene bkn dtg instant, it took years. Klo bkin true story mah instant. Klo kreatifitas slalu ga dianggap, ya mnusia ga akn brkembang.

Ini film kkurangannya cuma satu, critanya singkat hnya dlm 1 malam, scopenya ga luas. Slbhnya, good.. El Royale, hotel trkenal yg udh ga trkenal lg, dlu rame kini sepi, dlm 1 malam, ada sbuah kbtulan dmn bbrp stranger nginap dsana, ex : ada pendeta, ada pnyanyi, ada hippie, ada sales, dan 1 bad boy pendatang.

Kamis, 05 Maret 2020

Review Captive State (2019) : Film Politik Interogatif Yang Dibungkus Kedok Invasi Alien

Ya, Captive State yang dinahkodai sutradara blockbuster 2011, Rise of The Planet of The Apes, tidak tampil untuk menonjolkan sisi sci-fi, melainkan menyajikan cerita politik yang menggunakan invasi alien sebagai katalisnya. Alih-alih banyak visual efek dan action, film ini justru dominan pada drama investigasi. So, bagi kamu yang ngarep ini film invasi alien kayak Independence Day, segera mundur. Tapi kalo kamu suka Se7en dan Hunger Games, film ini bole kamu coba tontonin. Kalo mau liat trailernya dulu klik disini.

Poster Captive State
Awalnya alien datang pada 2019, seperti plot umum kalo alien udah datang, image-nya pasti mau nge-invasi bumi. Begitupula dalam film ini, hanya saja proses mereka menginvasi dan segala pertempuran yang terjadi tidak masuk dalam kisah. Hanya menyisakan 1 adegan alien membunuh orang tua dari kedua tokoh utama, yaitu Gabriel dan Rafe. Film ini selanjutnya melakukan time-jump 8 tahun setelah kejadian tersebut, dengan sequence berisi slide show dan potongan footage seperti demo, pejabat pidato, pembangunan tembok, dan sebagainya. Penonton diharapkan bisa mengerti sendiri apa yang terjadi selama itu, manusia kalah dan alien menang. Di tahun 2027, alien adalah penguasa di bumi, dengan sebutan Legislator. Manusia hidup di bawah peraturan hukum mereka. Yang tidak patuh, dead. Legislator beraktifitas di dalam area bawah tanah yang disebut Closed Zone. Dan hanya pejabat atau otoritas lembaga negara yang boleh masuk ke dalamnya. Dibawah perintah Legislator, manusia terpaksa bekerja mengeruk sumber daya alam bumi untuk mereka, manusia jadi budak di tanah sendiri.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...