Minggu, 29 Mei 2016

Review Film : Keramat (2009) Sebuah Film Yang Lebih Dari Sekedar Horor (By Nendra Pratama)

Review ini berangkat dari sebuah slogan yang selama ini sering kita lihat dan dengar yaitu "Cintailah Produk – Produk Dalam Negeri“. Wait, ada apa dengan slogan itu? Tunggu sebentar *colokin headset* *play Musim Yang Baik*. Oke, inti dari slogan tersebut adalah mengajak kita untuk mencintai, setelah itu memakai produk dalam negeri, nah, karena ini forum film maka kita khususkan pada produk atau film dalam negeri. 

Gambar : id.wikipedia.org

Mengacu pada slogan diatas, entah kenapa saya langsung mengaitkannya dengan analogi seperti ini, kalian kenal Dian Satro? Nadia Hutagalung? Atau Scarlett Johanssen dan Sharon Carter? Sekarang saya tanya, apakah kalian pernah disuruh mencintai mereka? Kalau saya jujur saya tidak pernah ada yang menyuruh untuk mencintai Sharon Carter, tak pernah ada, apalagi sampai ada yang menyuruh saya mencintai kamu, iya kamu hehehhe, tapi satu hal yang pasti, mereka, Dian Satro, Nadia Hutagalung, Scarlett Johanssen, Sharon Carter ataupun kamu memang layak untuk dicintai, karena itu biarpun tidak ada yang menyuruh untuk mencintai kalian, kami tetap mencintai kalian sepenuh hati hahahaha...


Selasa, 24 Mei 2016

Review Film : There Will Be Blood (2007) By Minto - JMFC 017

Sebagian pembaca pasti udah ga asing lagi donk sama judul filmnya “There Will Be Blood”?? Film yang diangkat dari novel OIL! Karya Upton Sinclair. Iya bener banget, film ini menceritakan seorang penambang perak (Daniel Day-Lewis) dia berasal dari sebuah desa di new mexico, yang bekerja sebagai penambang perak, dan sampai akhirnya terjadi kecelakaan kecil, yang menyebabkan kaki Daniel Plainview patah! Dan dari kejadian ini lah semua perjuangan Daniel dimulai.


Gambar : pinterest.com

Hmmm...kalian pada tau ga film ini pernah masuk nominasi piala bergengsi loh, Academi Awards, dan memenangkan acara tersebut…..hehehe.. Lanjut deh….Daniel memulai karir hidupnya dari seorang penambang perak dan batu bara, mencari dari satu daerah ke daerah lainya untuk mencari lokasi tambang, banyak musibah yang dihadapi Daniel yang membuat salah satu kakinya cacat, sampai akhirnya kehidupannya berubah ketika dia menemukan ladang minyak yang cukup besar untuk diexploitasi, pengeboran ladang minyak tersebut tidak berjalan lancar, banyak rekan kerja Daniel yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Ada salah seorang sahabat Daniel yang tewas tertimpa reruntuhan pipa pengeboran yang meninggalkan 1 orang anak yang bernama H.W (Russell Harvard), anak tersebut di adopsi Daniel, sekaligus menjadi partner kerja Daniel.

Jumat, 20 Mei 2016

Nostalgia Jawaban 14 Tahun Dalam Review Film Ada Apa Dengan Cinta 2 (By Habibi JMFC 036 Feat. Wahyu Ningrum JMFC 014)

Indonesia memiliki segudang judul film romansa, mulai dari yang setting sekolah hingga yang ceritanya menyinggung persoalan rumah tangga, akan tetapi jumlah film cinta-cintaan yang bisa dikatakan legendaris ataupun punya pasangan yang terbilang ikonik, memang tidak banyak, jumlahnya akan mengerucut jadi hanya beberapa judul saja, salah-satunya adalah Ada Apa Dengan Cinta? (2002). 

Gambar : imdb.com

Jika di era 70-an akhir kita punya Galih dan Ratna, lalu ada Ramadan dan Mona di tahun 80-an, generasi milenium kebagian Rangga dan Cinta. AADC, tidak hanya menjadi salah-satu film yang memicu bangkitnya perfilman Nasional yang kala itu sedang lesu, tapi juga jadi semacam patokan bagaimana film bertema cinta dibuat, tidak heran lepas suksesnya AADC, film-film sejenis pun mulai mengekor. 

Walau nanti muncul duet Adit dan Tita yang dimainkan Samuel Rizal dan Shandy Aulia, AADC seperti tidak bisa tergantikan hingga hari ini, Rangga dan Cinta punya tempatnya sendiri di hati penontonnya hingga 14 tahun kemudian. Jarang sekali kita punya film Indonesia yang dipuja dan dicintai seperti AADC, kisah percintaan yang amat sederhana tapi berhasil melekat kuat dari satu purnama ke purnama berikutnya.

Sabtu, 14 Mei 2016

Birdman, Sebuah Film Yang Membuat Movie Freaks Orgasme Berulang-Ulang

Wohoho...jangan berpikiran negatif dulu, hehe...maksudnya adalah film ini akan membuat para movie freaks pada umumnya atau yang bener-bener maniak film bergenre drama khususnya, akan merasa mendapatkan kepuasan yang klimaks dalam hal menonton, bisa mencapai berkali-kali sepanjang 100 menit durasi yang dimilikinya. Bagaimana tidak, penampilan akting para cast-nya dalam film ini outstanding banget, 5 stars class, kalo kita nonton seperti di teater beneran mungkin akan melakukan standing ovation sebagaimana adegan di dalam filmnya. Bagi kamu-kamu yang mencari film dengan suguhan akting yang berkualitas tinggi, maka film ini adalah salah satu wajib masuk daftar tontonan kamu. Mereka disini show off alias nak pamer skill akting.

Gambar : rogerebert.com

Film ini menceritakan tentang perjalanan karir seorang aktor bernama Riggan Thompson, yang pernah terkenal lewat film superhero “Birdman”-nya. Ia ingin bangkit dan keluar dari bayang-bayang image sebagai “Birdman” yang famous itu, dengan mencoba tantangan baru dalam dunia akting agar mendapat pengakuan dari penikmat dan kritikus film. Tantangan itu ada di panggung teater ternama, “Broadway”.

Kamis, 12 Mei 2016

Civil War Para Mutant dalam Film X-Men : Apocalypse

Ga mau kalah dengan Captain America dan Iron Man, para mutant X-Men juga ikut-ikutan Civil War. Hmmm...tahun 2016 ini lagi musim beranteman antar superhero ya, anehnya disaat superhero pada berantem eh...yang penjahat malah baikan, colek Suicide Squad, hehe... Kali ini yang berantem antara tim mutant Defender vs Destroyer dalam film X-Men yang “katanya” akan menjadi film X-Men terbaik dan terbesar sepanjang sejarah. Apa bener? Mari simak dulu info-info dan previewnya berikut ini.

Gambar : en.wikipedia.org

Kilas balik dulu sedikit terhadap cerita dalam film-film X-Men sebelumnya, dimana masa-masa Bryan Singer sebagai sutradara dan Hugh Jackman sebagai Wolverine. Inti dari trilogy film mereka adalah perselisihan antara Charles Xavier dan Eric Lensherr mengenai keberadaan mereka sebagai mutant di antara para manusia. Charles atau yang kita kenal dengan nama Prof. X, selalu berpendapat bahwa mutant dan manusia bisa hidup berdampingan dengan damai, sementara Eric yang kita kenal dengan nama Magneto selalu memiliki kekhawatiran bahwa manusia adalah ancaman terhadap kepunahan bangsa mutant, sehingga ia berambisi untuk menjadikan mutant sebagai penguasa diatas kehidupan manusia.

Tapi sayang, penyajian cerita dalam film-film tersebut memiliki kekurangan pada ketidakkonsistenan plot cerita dan karakter tokohnya, termasuk juga film X-Men Origin : Wolverine dan X-Men : First Class. Sehingga pihak studio 20th Century Fox “memperbaikinya” melalui film X-Men : Days Of Future Past tahun 2014 lalu, mereset kembali alur cerita dari awal. Dalam film itu, inti ceritanya adalah para X-Men memperbaiki masa lalu dengan mengirim Wolverine melakukan time travelling ke tahun 1970an. Nah karena masa lalu udah diubah, maka cerita masa kini pun seperti “reset” kembali, kayak Pert*mina, mulai dari nol ya pak, haha...

Senin, 09 Mei 2016

Yang Perlu Kamu Tau SETELAH Nonton Captain America – Civil War



Yang Perlu Kamu Tau SETELAH Nonton Captain America – Civil War


Alright...udah pada nonton semua belum nih film Captain America – Civil War? Kalo belum dijamin rugi, hehe...karena filmnya buagus banget. Gimana bagusnya? Baca ini, review dari saya. Tenang, bagian awal disini masih free from spoiler, masih yang umum-umum saja, lanjut gih bacanya, hehe...

Itu berhari-hari di bioskop sampe bejubel orang antrian panjang untuk beli tiketnya, banyak banget peminat Captain America – Civil War-nya. Sayang waktu rilisnya di Indonesia berbarengan dengan film Indonesia yang juga fenomenal, Ada Apa Dengan Cinta 2, sehingga membuat bioskop tambah penuh sesak akibat peminat AADC2 juga dateng mendatangi bioskop.


Beruntunglah orang-orang yang sempat nonton dan kebagian tiket, apalagi yang ikutan nobar dengan JMFC tanggal 1 Mei kemarin, kami booking 1 teater khusus untuk kami dan temen-temen peserta nobar, tanpa antri dan ada hadiah pula, hoho...lumayan bikin ngiri yang pada ngantri, hehe...makanya ayo gabung dengan JMFC ya, hubungi kontak person yang ada dibagian bawah blog ini.

Sabtu, 07 Mei 2016

Dokumentasi Nobar JMFC Film Captain America - Civil War

Dokumentasi Nobar JMFC Film Captain America - Civil War

Seperti yang sudah-sudah, kegiatan nobar seperti ini kami gelar untuk membantu rekan-rekan yang sulit mendapatkan tiket nonton. Film-film mega blockbuster seperti ini sudah diprediksi akan ramai peminat sehingga membuat antrian yang membludak dan panjang di loket bioskop untuk membeli tiket nonton. Oleh karena itu kami booking 1 teater bioskop khusus untuk komunitas dan kerabat menonton tanpa perlu antri beli tiket lagi.

Acara udah kita mulai dari jam 8, mall WTC meskipun belum buka tapi bioskop 21 udah dibuka khusus untuk melayani peserta nobar ini, jam 8an udah rame lobby 21-nya, diantara keramaian itu, temen kita Uwo_Dhika mencari "mangsa" untuk diwawancara dan dibagi-bagiin hadiah menarik dari JMFC. Tuh enak kan ikutan nobar JMFC, udah lah ga pake antri eh dapat hadiah pula, hoho..
Filmpun tayang jam 9, dan alhamd nobarnya berjalan sukses, lancar dan cukup membuat iri orang-orang umum yang pada antri diluar pintu 21, sementara peserta nobar masuk dengan lempengnya, hehe.. Mana pada hari itu ternyata siangnya antriannya panjang sampe keluar pintu, gilaaaa... Untungkan yang ikutan nobar ga mesti antri begitu, hehe..
Liat betapa narsis dan gokilnya kami, ayo ikutan gila bareng kami, gabung dengan komunitas kami, kumpulan orang-orang Jambi yang gila film *ngutip kata mas Bram D'Radio*.
Next time kita nonton bareng lagi, tanpa antri lagi. See you ya..thanks buat temen-temen yang udah ikutan nobar serta panitia JMFC yang telah bekerja dengan baik. I love you guys!

Ini dia foto-foto narsis hasil dari pergelaran event nobar booking teater film Captain America kemarin ya.
 










Jumat, 06 Mei 2016

Doctor Strange Superhero Terkuat Marvel Cinematic Universe




1 bulan menghilang, kemana admin Jambi Movie Freakers Community nih? Jawabannya : pergi bertapa. Haha... Iya bertapa, semedi, mempelajari ilmu magic, kayak Dr. Strange. Haha... Sebulan ini mimin sibuk mempersiapkan event nobar JMFC film Captain America – Civil War, disamping itu juga mimin bener “bertapa” mencari tau info tentang karakter seorang superhero baru. Siapa dia? 


Dia  adalah Dr. Strange itu tadi. siapa sih Dr. Strange ini? Trailer filmnya sudah muncul sebulan lalu, tapi kok ga heboh ya di jagat para movie mania? Baik movie freaks maupun casual moviegoers masih sangat awam dan tidak mengetahui banyak tentang sosok Dr. Strange, termasuk mimin, yang filmnya akan rilis November 2016 nanti. Oleh karena itulah mimin coba gali info lebih dalam agar kemudian bisa di share buat pengetahuan temen-temen sekalian.

Review The Imitation Game (2014) By Nendra Pratama

Yup..sebuah film garapan Morten Tyldum, berkisah tentang seorang pakar matematika dan kriptografer legendaris Inggris yang mencoba menciptakan mesin pemecah kode teka – teki bernama Enigma. Yang mana arti dari Enigma itu sendiri adalah misteri...hehehe..jadi inget blog misteri Enigma. FYI, film ini memenangkan 1 Piala Oscar dan masuk 8 nominasi Oscar, jadi kalo kamu belum nonton film ini berarti kamu keterlaluan, hahahaha... (padahal aku-nya baru nonton kemaren).



Film yang ber-setting perang dunia dunia kedua ini menyajikan alur cerita yang unik, karena kita akan dibawa ke masa lalu, masa kini dan masa depan Alan Turing, dengan pembagian waktu yaitu tahun 1920an, hal ini dibuat untuk mengeksplorasikan segala hal yang melatari tingkah laku, kebiasaan dan segala hal mengenai Alan Turing, dan tahun 1950an sebagai awal dari premis film ini, bagaimana film ini dimulai dan di akhiri, sedangkan fokus utama film ini adalah tahun 1940an dengan seting perang dunia kedua. Penyusunan tiga seting waktu yang berbeda tadi sungguh – sungguh sangat brilian, bagaimana hal yang tak terjawab kemudian dijelaskan dalam seting waktu yang berbeda. Disajikan secara acak namun dengan porsi dan susunan yang tepat membuat kita ingin tau apa yang akan dan telah terjadi.