Haha...aneh ya judul saya...tapi emang gitu guys...ini film isinya manusia-manusia yang punya kekuatan super seperti di film X-Men, tapi ya itu tadi, mereka bukan dilatih untuk melawan Magneto, hehe... Mereka kebanyakan hanyalah anak-anak, yang lucu-lucu, tapi sekaligus menyeramkan kalo udah ngeluarin kemampuan khusus mereka. Sebutan mereka adalah Peculiar Children.
Gambar : dailyreview.com.au
Anak-anak seperti mereka sudah barang tentu tidak bisa sembarangan bertempat tinggal, untuk itulah ada sebuah rumah khusus tempat menampung mereka, nama rumah itu adalah Miss Peregrine’s House For Peculiar Children. Nah itulah yang menjadi judul film ini. Sesuai namanya itu, rumah tersebut adalah milik seorang wanita bernama Peregrine. Peregrine, yang diperankan oleh Eva Green, yang garang dalam film 300 – Rise of an Empire, dia ini juga punya kemampuan khusus, yaitu mengubah diri menjadi burung Falcon. Wow...unik ya. Lalu apa yang menjadi kisahnya? Baca preview berikut ini ya guys, spesial buat Om Boy yang me-request.
Film aneh-aneh begini, pasti
sutradaranya juga aneh. Kalo kamu pemerhati film yang dark-gothic fantasy,
tentu sudah bisa menebak ini karya siapa. Sudah menjadi ciri khasnya lah, kalo
ngga Tim Burton ya Guillermo Del Toro, hehe...
Yap, kali ini Tim Burton yang punya gawe, liat aja nih film-film yang
dibikinnya, hampir semua bernuansa dark-gothic fantasy gitu kan, sebut saja :
Alice In Wonderland, Dark Shadow, Frankenweenie, The Nightmare Before
Christmas, Jack and The Giant Peach, bahkan film kartun pun dibuat gitu, ngeri
anak-anak nontonnya, haduh... Ga kebayang deh kalo Tim Burton nge-direct film
Disney, ngbayangin princess Elsa dan Anna jadi anak metal, hahahaha....
Gambar : moviepilot.com
Film Miss Peregrine’s House For Peculiar Children, atau kita singkat saja MPHFPC, kepanjangan soalnya, njelimet, hehe..mengisahkan tentang seorang anak remaja bernama Jacob, yang diperankan oleh young talent, Asa Butterfield. Semasa kecil, Jacob suka didongengin oleh kakeknya mengenai keberadaan manusia-manusia Peculiar ini, tapi Jacob ga ngeh kalo dongeng itu nyata, dan kakeknya merupakan salah satunya. Sampai saat ia dewasa, ia mulai menyadari bahwa itu semua mungkin. Saat ia mencoba menyampaikannya pada keluarganya, pada ga percaya guys, dia dibawa deh ke psikiater, dianggap gila kali ya mengada-ngada tentang dongeng.

