Langsung aja to the point, kenapa film ini saya bilang “Juara Tanpa Mahkota”? Karena tak satu pun masuk dalam nominasi Piala Oscar, atau yang biasa disebut dengan istilah Oscar Snubs. Padahal, di festival-festival film mereka banyak mendapatkan nominasi dan juara. Penilaian saya pribadi, media dan pengamat film lainnya juga mengatakan film ini sangat-sangat layak masuk nominasi Piala Oscar atau bahkan layak memenangkan salah satunya.
Gambar : yesmovies.to
Lihat saja totalitas para cast-nya yang tampil dalam berbagai jelmaan dan versi, tetap memberikan akting yang terbaik. Termasuk juga sinematografinya yang imajinatif tapi sangat rapi. Belum lagi skenario yang dibuat juga harusnya layak masuk nominasi Best Adapted Screenplay, banyak yang bisa dijadikan “Quotes”, hehe....
Ah...pokoknya semua unsur film ini semestinya layak deh, costume design, production design, make-up and hairstyling, sampe skill sutradara yang level dewa yang bisa men-direct semua cast dan element di dalamnya sehingga filmnya dapat diterjemahkan dengan baik. Mereka adalah The Watchowksi Brothers, yang nyutradarain The Matrix dan V For Vendetta. But memang setiap pergelaran Oscar sangatlah ketat, pada tahun itu film ini bersaing dengan Argo, Silver Linings Playbook, Life Of Pi, Les Miserable dan Django Unchained.
Btw, film ini juga sangat
komplit, kalian mau Action? Ada. Kalian mau Sci-Fi? Ada juga. Drama, Romance,
Fantasy, Comedy, Thriller, Mistery, Twist, Vintage dan Futuristic juga ada. Film ini
rakus yah, haha... Rakus dan ambisius ya beda tipis lah, hehe... Ya film ini
sangat berambisi untuk show off, menjadikannya film independent dengan budget
terbesar sepanjang masa yaitu 100 juta dollar AS. Wajar sih ya sampe segitu
duitnya, lihat siapa saja cast yang dipakai, orang-orang Hollywood yang ajib
bener : Tom Hanks (Saving Private Ryan), Hugo Weaving (V For Vendetta), Halle
Berry (The Call), Jim Broadbent (Harry Potter), Ben Wishaw (In The Heart Of The
Sea), David Gyasi (Requiem For A Dream), Jim Sturgess (Upside Down), Doona Bae
(Jupiter Ascending), James D’Arcy (Serial Agent Carter), Keith David (Interstellar),
Hugh Grant (Notting Hill), dan Susan Sarandon (Twilight).
Belum lagi untuk
membiayai production design-nya, pasti mehong cyin.... Kenapa? Karena film ini
ber-setting-kan sebanyak 6 waktu dan tempat yang berbeda! Semua inilah yang
menjadi keunikan dan daya tarik film ini.

