Tampilkan postingan dengan label Andrew Garfield. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrew Garfield. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Hacksaw Ridge dan Billy Lynn’s Long Halftime Walk, Sudut Pandang Lain Dari Sebuah Peperangan

Sebenarnya sih saya jarang nonton film perang...karena image yang tercipta bagi saya kalo film perang itu ya ceritanya ga unik, hanya berjalan lurus seputar tembak-tembakan dan ledak-ledakan. Tapi...sejak artikel Bro Ilham (JMFC 041) muncul tentang Top 10 Modern War Movies, saya jadi sedikit punya minat untuk mencoba menonton lebih banyak film perang, baru sekedar minat mencoba lho Bro Ilham, jangan ge-er dulu, hahahahaha....jadi lah dak... Ini lah manfaat komunitas, bisa sharing info, pendapat dan rekomendasi.


 Hacksaw Ridge
Gambar : en.wikipedia.org

Kebetulan, beberapa waktu setelah artikel itu naik cetak ada 2 film perang yang tayang yaitu Hacksaw Ridge dan Billy Lynn’s Long Halftime Walk. Keduanya memiliki kesamaan yaitu menampilkan sisi lain dari sebuah perang, diluar tembak-tembakan semata. Keduanya digadang-gadang sangat bagus dan mungkin akan masuk nominasi Oscar. Kok bisa? Mari cari tau, baca tulisan saya dibawah ini, hehe...

Alasan terdepan adalah alasan yang bisa dilihat sebelum kita tonton, yaitu nama sutradara yang garap filmnya. Hacksaw Ridge digarap oleh Mel Gibson, aktor legendaris sekaligus juga sutradara. Dia pernah menyabet Oscar untuk 2 kategori, yaitu Best Director dan Best Picture dari film Braveheart. Sedangkan Billy Lynn’s disutradarai oleh sensasional Ang Lee lewat film Life Of Pi yang mengantarkannya mendapat Piala Oscar kategori Best Director, meskipun diluar ini filmnya yang lain juga menjadi langganan Oscar seperti Crouching Tiger Hidden Dragon dan Brokeback Mountain.

 Billy Linn
Gambar : imdb.com

Nah, merujuk pada prestasi itulah saya niatkan untuk nonton filmnya. Saya mulai dari Hacksaw Ridge dulu deh. Belum sempat saya ke bioskop, temen saya, Pak Ustad Lee Min Ho alias Mualimin, haha...memberikan review di grup BBM JMFC pasca dia nonton film tersebut dan bilang bahwa film Hacksaw Ridge sangat bagus. Weh...mesti cepat nih, dan saat akhirnya kesampaian, ternyata apa yang dibilangnya adalah benar 100%. 

Hacksaw Ridge mampu membuat saya menahan air mata jatuh selama 1 jam di paruh kedua film yang banyak epicnya yang membuat sedih. Kalo menonton paruh pertamanya, ga terlalu sedih karena masih ada beberapa unsur komedi dan romantisme. Tapi perbedaan paruh pertama dan kedua ini lah yang bagi saya menjadikan film ini cukup compact. Wajar jika film ini diberitakan Independent mendapat standing ovation selama 10 menit saat akhir pemutarannya di Venice Film Festival.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...