Kamis, 18 Januari 2018

Film-Film Yang Patut Kamu Tonton Di Paruh Pertama 2018

Hai..hai..ga terasa sekarang udah berjalan minggu ketiga di bulan Januari tahun 2018. Sayangnya bagi sebagian orang masih ada yang belum tau, mau nonton film apa aja sih di 2018? Well..untuk membantu dan sekedar sharing info, nih saya akan ulas singkat film-film apa saja yang patut kita tonton di paruh pertama 2018, check the list below ya, saya urutkan berdasarkan bulan rilisnya dan film dibatasi hanya sebatas film-film box office yang diprediksi banyak peminatnya atau bagus filmnya dan yang trailernya udah keluar ya.

JANUARI

Maze Runner : The Death Cure
Ini merupakan babak final dari trilogy Maze Runner. Sebagai sebuah film terakhir, tentu ini sangat ditunggu-tunggu. Bagaimana ending dari perjuangan Thomas dkk yang melawan Wicked Company akan kita ketahui dari film ini. Sekedar merefresh ingatan, Maze Runner adalah cerita tentang sekelompok anak muda, Thomas dkk, yang dikurung dalam sebuah area khusus bernama Glade, sebagai bentuk dari eksperimen Wicked Company dalam mencari obat wabah penyakit sunflare yang menerpa bumi. So, Wicked is good or bad? Tonton minggu depan guys, kalau trailernya disini kliknya.

Gambar : screencrush.com

FEBRUARI

Black Panther
Bulan ini punya film yang lebih banyak untuk ditonton ketimbang Januari. Ada 4 film yang layak kamu tunggu. Pertama jelas Black Panther, yang merupakan film superhero Marvel Cinematic Universe (MCU), ga usah dijelasin lagi deh apa itu MCU, kelewatan banget kalo kamu ga tau, hehe. Trailer Black Panther klik disini.

Winchester
Nah selain Black Panther, ada Winchester movie, sebuah film horor supranatural terinspirasi dari kisah nyata di California. Tentang sebuah mansion yang dihuni banyak hantu yang terbunuh atas insiden Winchester Riffle. Film ini dibintangi oleh aktris senior peraih Oscar, Helen Mirren yang berperan sebagai Sarah Winchester, pemilik mansion. Untuk lebih tau seramnya mansion tersebut seperti apa, kamu bisa lihat trailernya disini.

Gambar : popsugar.com
Fifty Shades Freed
Bulan yang dikatakan bulan cinta tentu tak lengkap jika tak diisi dengan film romance. Apalagi ini adalah romance yang super hot. Ya, ini adalah lanjutan dari Fifty Shades Darker dan film terakhir dari trilogy erotic romance Fifty Shades of Grey. Masih dibintangi aktris manis idola Ridho, Dakota Johnson, film ini patut dinanti oleh para pencinta drama romantis. Tapi tidak saya rekomendasikan untuk kamu yang single, karena nanti bisa iri dibuatnya, hehe. Trailernya? Klik disini.

Rabu, 10 Januari 2018

Top 10 Movies 2017

2018 tiba, 2017 telah berlalu. 2017 menurut saya adalah tahunnya movie mania banget. Bagaimana tidak? Film-film mega blockbuster dari franchise yang berbeda-beda pada “janjian” rilis tahun 2017. Sebut saja dari Marvel ada 4 film, DC Comics 3 film, ada Transformers 5, Pirates of The Carribean 5, Alien 5, kemudian ada Star Wars VIII, Fasf Furious 8, lalu dari animasi juga ada Cars 3, Despicable Me 3, ahh...banyak lagi... 

Nah dari beberapa film yang telah saya tonton di tahun 2017, saya memilih beberapa diantaranya yang pantas untuk saya nobatkan ke dalam daftar 10 film terbaik di tahun 2017. Penilaian film terbaik ini tentu saja subjektif dari sudut pandang penilaian saya pribadi. Bisa saja kalian mempunyai list yang lain karena selera orang kan beda-beda. Pilihan film saya beragam, mulai dari action, horor, history hingga thriller, namun sayang memang tak ada drama dalam list saya, karena memang saya kurang suka drama apalagi drama sosial murni *hoaahmmm*.

Nah...Apa saja list top 10 movie saya? Check these out. Saya urutkan dari yang terendah nomor 10 hingga terbaik di nomor 1. 

Gambar : pinterest.com
10. Split
Film ini memang berada tipis di penghujung batas list, ada The Hitman Bodyguard yang juga berebut masuk list. Saya lebih memilih Split karena ide cerita dari M. Night Syahmalan ini adalah sesuatu yang unik dimana seseorang punya kelainan multiple personality. Penyakit ini tentu mengharuskan akting yang bagus dari seorang James McAvoy, membuat situasi film bervariasi. Tak hanya Avoy, Anya Taylor juga tampil memukau. Filmnya sendiri juga memiliki ending dengan twist yang tak dilupakan oleh Syahmalan.

9. Sang Pengabdi Setan
Ini layak dimasukkan dalam daftar karena mengingat ini adalah non hollywood movie, terlebih berasal dari Indonesia, yang notabene memang jarang menghadirkan film yang bisa membuat saya terkesima. Ini pun juga karena memang  sutradaranya adalah Joko Anwar, filmmaker yang memang karyanya beda dari film-film Indonesia pada umumnya. Film ini menghadirkan horor klasik yang telah lama hilang dari perfilman Indonesia. Bagaimana suasana menyeramkan tetap terjaga tanpa terlalu mengandalkan jump-scare melulu. Color grading filmnya juga pas banget untuk settingan jadul.

8. Bad Genius
Sesama produk dari Asia Tenggara, namun film asal Thailand ini unggul sedikit dari Sang Pengabdi Setan dalam list saya. Jangan bandingkan color gradingnya karena mereka berdua menampilkan pewarnaan yang sama-sama ajib. Bad Genius unggul dikarenakan tema yang mereka usung sangat simpel, Ujian Tertulis. Bagaimana tidak? Hanya bermodalkan kisah ujian tertulis para siswa sekolah, tapi bisa dibuat menegangkan ala-ala thriller. Dibalut dengan twist-twist kecil, soundtrack musik klasik, drama remaja yang rasa ke-innocent-annya masih tinggi linear dengan impian dan cita-cita mereka, film ini layak ditonton seluruh sekolah di belahan bumi manapun karena meninggalkan nilai positif untuk dunia pendidikan.

Minggu, 07 Januari 2018

Top 20 Superhero/Superhuman Movies Diluar Marvel Dan DC Comics (By Muhammad Ilham – JMFC 041)

Kalau berbicara film Superheroes di zaman sekarang, pasti yang disebut adalah Avenger, Captain America, atau yang paling baru Wonderwoman dan yang sedang tayang Thor : Ragnarok serta Justice League. Dunia superheroes entah itu di komik atau perfilman sudah dikuasai dua pemain besar, siapa lagi kalau bukan DC Comics dan Marvel Comics. Namun berbeda di Era 70’s, 80’s, sampai pada 90’s ketika perfilman superheroes dikuasai dan didominasi oleh DC dengan punggawa utamanya yaitu Batman dan Superman Franchise. Baik di layar lebar maupun pada Tv series Batman dan Superman merajai pasaran film Superhero, tapi berbanding terbalik dengan keadaan sekarang dimana Marvel hampir merajai dunia perfilman superhero entah di layar lebar maupun seri, dengan mengeluarkan satu bahkan dua film per tahunnya, walaupun DC terus mengimbangi dengan sedikit terengah-engah. Nampaknya Marvel baru menyadari potensi yang ada pada adaptasi film produk komik mereka, karena pada komik kebanyakan hanya geek dan nerd yang memang menggandrungi dunia ini, nah pada film mereka mampu menancapkan akarnya dan merambah kepada masyarakat yang malas membaca dan awam pada komik serta karakter yang mereka miliki sekaligus mencetak milyaran dollar melalui konsep film-film yang berkaitan satu sama lain. Konsep ini membentuk satu dunia tersendiri yang disebut dengan Marvel Cinematic Universe, DC yang terlambat menyadari akan hal ini mencoba mengejar dengan konsep yang sama. Konsep ini menciptakan banyak darah-darah baru penggemar tokoh Superheroes khusus pada film saja yang kecintaannya sama gilanya apabila dibandingkan dengan nerd ataupun geek pada penggemar komik. Nah pada era film Superheroes belum booming seperti sekarang, banyak film superheroes yang bukan berada pada jalur mainstream dan bukan ciptaan DC ataupun marvel, mereka mencoba mencari tempat di hati publik (kadang berhasil kadang gagal) namun bukan berarti mereka jelek, inilah tribute kepada mereka, they deserve the respect.


20. Blankman (1994)
Director: Mike Binder
Writers: Damon Wayans (screenplay), J.F. Lawton (screenplay) 
Stars: Damon Wayans, David Alan Grier, Robin Givens 

Blankman mungkin ga akan membuat anda terpesona atau berdecak kagum namun Blankman pasti akan mengocok perut anda, adalah Daryl (Wayans) pria dewasa namun berkelakuan seperti anak-anak, tapi Daryl adalah sosok yang berhati baik dan jenius. Daryl mampu membuat sampah-sampah tak berguna menjadi penemuan yang berguna (bahkan kacau). Keinginannya menjadi superhero sangat besar terutama setelah kematian neneknya. Kevin yang merupakan saudara Daryl selalu menjaga adiknya dan mengikuti fantasi sang adik untuk menjadi superhero, Kevin mengira seperti inilah cara adiknya berkabung atas kematian nenek mereka. Namun keinginan Daryl untuk jadi superhero bukan hanya jadi keinginan semata, berbekal kejeniusannya Daryl berubah menjadi “low budget superhero” yang mencoba menuntaskan permasalahan di lingkungannya. Berhasilkah Daryl? Beberapa adegan di film ini cukup konyol karena memang film ini adalah film parodi, banyak yang beranggapan Blankman adalah film superheroes dan komedi yang dangkal, tapi apa salahnya dengan film yang dangkal? Jujur Blankman membuat saya tertawa terbahak-bahak (terutama adegan di lift sewaktu Blankman akan menolong wanita melahirkan), so bagi kalian penggemar Wayans brothers Blankman patut untuk dicoba.

19. Spawn (1997)
Director: Mark A.Z. Dippé
Writers: Todd McFarlane (comic book), Alan B. McElroy (screen story) (as Alan McElroy) 
Stars: John Leguizamo, Michael Jai White, Martin Sheen 

Al Simmons (M.J. White) adalah pembunuh bayaran, ketika melaksanakan misinya dia justru dibunuh oleh majikannya sendiri Wynn (Sheen). Simmons tentu masuk neraka, namun rasa sayangnya yang kuat membuat dia melakukan perjanjian kepada iblis untuk kembali ke dunia menemui istrinya. Simmons kembali ke dunia dalam bentuk suatu mahluk yang mengerikan (namun keren) yang disebut Spawn. Simmons malu akan bentuk dirinya dan memilih untuk mengasingkan diri. Spawn marah akan dunia, di sisi lain iblis juga mengadakan perjanjian (udah kayak pengusaha aje ni iblis) dengan Wynn untuk meledakkan bom yang memicu kiamat agar neraka mampu menyerang surga. Saya ingat nonton film ini sewaktu masih SMP, betapa keren Spawn di kala itu, VFX-nya luar biasa, bersenjatakan heavy arsenal, rantai iblis dan cloak ajaib membuat Spawn terlihat semakin keren. Banyak yang mengkritik film ini, but for me, this movie was not so bad at all

Gambar : denofgeek.com
18. Mystery Men (1999)
Director: Kinka Usher
Writers: Neil Cuthbert, Bob Burden (creator: comic book series)
Stars: Ben Stiller, Janeane Garofalo, William H. Macy 

Sekelompok superhero pecundang yang tak lazim dan aneh bersatu untuk menyelamatkan kota dari ancaman supervillain. Grup aneh ini terdiri dari The Shoveler yang menggunakan sekop sebagai senjatanya, Blue Rajah yang mahir melempar sendok dan garpu, The Bowler yang menggunakan lembaran bola bowling sebagai senjatanya, Mr. Furious yang kepengennya marah mulu, The Spleen yang memiliki kekuatan kentut dan Invisible Boy yang mengklaim memiliki kekuatan menghilang tapi kalo orang ga ada yang ngeliatin. Entah kenapa sekilas Mystery Men seperti parodi komedi superheroes (memang iya sih) namun sebenarnya Mystery Men di adaptasi dari komik berjudul sama keluaran Dark Horse Comics (franchise yang cukup terkenal selain Marvel dan DC). Sepanjang film memang kita akan diajak tertawa terbahak-bahak oleh team superhero paling tidak effisien dan tidak kompeten ini. Mulai dari perseteruan satu sama lain, sampai kepada mencari sosok legenda Sphinx untuk mengasah kekuatan mereka. Yah gimana kita ga ketawa kalo superhero yang harus melawan supervillain hanya memiliki kentut sebagai senjatanya, but trust me, it works.

17. Flash Gordon (1980)
Director: Mike Hodges
Writers: Lorenzo Semple Jr. (screenplay), Michael Allin (adaptation) 
Stars: Sam J. Jones, Melody Anderson, Max von Sydow 

Banyak yang tidak terlalu menyukai film Flash Gordon baik penggemar komiknya atau penonton yang awam dengan tokoh ini, efeknya yang terbilang jelek, akting Sam Jones yang payah (kebanyakan dialognya juga di dubbing justru memperburuk keadaan). Bercerita tentang pahwalan Football Amerika yang bertualang ke luar angkasa menuju Planet Mongo bersama pacarnya ternyata Planet Mongo dikuasai oleh Kaisar Ming yang Kejam dan Ming berusaha untuk mengambil pacar flash, membunuh flash serta mengancam kehidupan di Bumi, maka Flash Gordon harus berusaha menghentikan niat jahat Ming. I know its little bit chessy, script yang buruk, akting yang jelek, dialognya pun sedikit memalukan, berbicara SFX?, SFX nya bisa disebut konyol, tapi entah kenapa bagi saya film ini menghibur, bisa dibilang Flash Gordon salah satu guilty pleasure bagi saya. Dan lagi theme songnya selalu terngiang-ngiang di kepala saya, Flash…..aaaa….aaaa.