Senin, 21 Februari 2022

5 Film Romance Yang Unik, Ajaib, Ga Pasaran, dan Aneh : Magical Romance (Part 1)

Halo, jumpa lagi nih di blog kami, setelah sebulan ngilang, maklum, sebagai orang kantoran awal tahun banyak kerjaan bikin laporan akhir tahun dan ini itu. Nah tanpa banyak basa-basi lagi, berhubung ini masih dalam bulan Februari yang kata orang adalah bulan "cinta", maka kami mau share dimari film-film romance yang sangat beda, ga kayak film-film romance pada umumnya, yaitu yang di dalamnya ada unsur magic gitu. So, apa aja mereka? Berikut sinopsis singkatnya :

1. One Day (2016)

Film Thailand ini udah kami review disini : Review non spoiler dan bedah film One Day (2016) : Dicintai cuma satu hari, cukup?. Mengisahkan seorang pria cupu, yang tiba-tiba ketiban "rejeki" punya kesempatan untuk jadi pacar cewek cantik idamannya. Jadi tuh cowok ini make a wish gitu di depan "lonceng ajaib", dan keinginannya untuk bisa jadi pacar cewek tersebut terwujud, tapi hanya satu hari aja. Si cewek kecelakaan dan mengakibatkan amnesia, tapi ya hanya satu hari aja. Jadi dia manfaatin satu hari tersebut untuk ngaku sebagai pacarnya. Apakah dia berhasil? Gimana respon tu cewek? Trus setelah satu hari, gimana kelanjutan hubungan mereka? Film ini highly recomended, karena kualitas screenplay yang mereka punya dan romansanya yang bikin baper banget.

2. Ruby Sparks (2012)

Gimana kalo kamu bisa nyiptain pacar yang sesuai keinginan kamu? Literally..bener-bener sesuai apa yang kamu request, baik fisik maupun sifat, mau dia rambut panjang ato pendek, mau dia mandiri ato manja. Nah, film ini lah gambarannya. Jadi ada seorang penulis novel yang punya mesin ketik ajaib, dan dia sedang dalam menulis sebuah novel romance yang baru, tapi dia kaget karena apa aja yang dia ketik, bisa jadi nyata. Saat dia ngetik tentang sosok seorang pacar di dalam novelnya kemudian muncul deh di hadapannya seorang cewek cantik yang persis dengan apa yang dia ketik. Nah, kurang enak apalagi coba kalo bisa sesuai keinginan ini. But wait, ga semudah itu Ferguso, kalo ga ada konflik ya ga jadi sebuah film donk. Nah kok bisa yang udah sesuai keinginan pun ada konflik? Cari tau sendiri ya. Film ini juga highly recomended, karena baik untuk refleksi setiap pasangan, tentang toleransi dan keseimbangan, bahwa kesempurnaan hubungan tidak dapat dicapai dengan cara instan.