Wednesday, August 19, 2015

Wadona Queen : Gitapati Bicara Kemerdekaan



WATER QUEEN, SANG GITAPATI BICARA KEMERDEKAAN
Diliput oleh Chanriatno Saputra (JMFC 001)


Selamat sore temen-temen. Apa kabarnya pasca perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia kemarin? Capek ya? Meskipun capek tapi senang bukan…bisa ikut dan nonton lomba-lomba unik khas perayaan 17an, lalu kalo kita di Kota Jambi tentu disuguhkan acara Parade Pawai yang berisikan barisan pasukan dan mobil hias bertemakan kemerdekaan. Hip..hip..horrey…


Nah terkait pawai, kali ini admin mencoba untuk mengangkat profil seseorang yang ikut berperan dalam penyelenggaraan pawai yang digelar 18 agustus kemarin berlokasi di Pasar Kota Jambi. Siapakah orangnya? Hehe… Karena beberapa pekan lalu figurnya adalah para cowok-cowok ganteng, nah kali ini giliran kesempatan seorang cewek cantik lho guys…huhu…*mata belo*. Cewek ini ikut dalam parade drumband, widih…keren… Mari kita simak profilnya berikut ini ya, kalo ga baca ntar nyesel lho boys…haha…


Di kenal dengan nama Queen, atau lengkapnya…duh rada grogi ngetiknya…lengkapnya adalah Water Queen. Nah loh, itu nama beneran??? Ratu Air? Kesan pertama kami ketika kenal beliau, kaget dan mendekati ga percaya, hehe. Ya iya lah secara namanya ga biasa kita dengar. “Tenang mas, mas orang yang ke-1301 yang ngomong gitu”, respon cewek bersenyum lebar ini. Busettt…kok bisa nama begitu? Jadi ceritanya nih guys, cewek kelahiran Kerinci ini memang punya asli nama seperti itu, sejarahnya tuh nama didapat karena dulu sewaktu ibunya mengandung, ni cewek belum lahir-lahir meskipun udah lewat masa normal seorang ibu mengandung, yakni 9 bulan. Nah kata orang-orang kampung jaman dulu, agar bisa lahir, coba minum air 3 jenis, yaitu air danau, air dari mata air dan air sawah. Coba kalo orang kampung itu berada di jaman sekarang, masuk deh tambahannya Buble Drink, Cappucino dan Milkshake, haha… *trend minuman sekarang*. Nah alhamdulillahnya, ternyata upaya menuruti perkataan orang kampung tadi berhasil, pada bulan ke-12, brojol deh cewek berambut panjang ini. Atas kejadian bernuansa air tadi lah makanya ia diberi nama oleh keluarganya Water Queen, begitulah penjelasan cewek sulung dari 3 bersaudara ini. Widih… Percaya deh sekarang, hehe. Sampe-sampe katanya banyak orang yang diliatinnya KTP-nya dia saat kenalan, haha. Tuh liat laporan tugas kuliahnya, hehe.

Lanjut, berbicara mengenai event yang baru saja ia laksanakan kemarin, kami mengupas habis apa perannya dalam pawai pembangunan Kota Jambi tersebut. Queen, begitu ia biasa disapa, merupakan seorang personil yang tergabung dalam grup Marching Band dari kampusnya itu. “Awalnya sih pegang senar drum, tapi kurang fasih, pas pemilihan Gitapati Mayoret, Queen terpilih sebagai Gitapati”, awal cerita cewek yang mengambil jurusan Instalasi Gizi ini. Nah kalian pada tau ga apa itu Gitapati Mayoret? Bahasa lainnya adalah Field Commander, dari ini saja bisa diartikan itu adalah dilarang merokok, uppss…bukan…artinya adalah komandan lapangan.

 


Ya, posisi tersebut adalah pemimpin pasukan Marching Band, ia yang memimpin lagu dengan ketukan, kemudian mengolah peragaan stick, lalu mengatur barisan, itu kesimpulan yang kami dapat dari cewek yang punya hobi berenang ini. Wih, berat juga ya beban tanggung jawabnya, pemimpin lho guys. Menurut mahasiswi semester 8 ini, Marching Band tak hanya sekedar hiburan semata, tapi juga sebagai wadah untuk belajar berorganisasi, belajar jadi pemimpin, belajar bekerja sebagai satu kesatuan tim.


Aktif dalam sebuah kelompok tentu ada suka dan dukanya. “Kalo udah ngumpul tuh rasanya ga pengen pulang mas, habisnya anak-anak disini gokil-gokil, cerita-cerita bahas sesuatu sampe lupa waktu. Kalo dukanya ya saat salah perform kita kena marah deh, hiks…trus juga kondisi hujan atau panas tetap harus berdiri di lapangan”, ungkap cewek penggemar drama Korea “My Love From The Star” ini. Tuh kan, latihan hujan panas, bisa demam barbie nih, haha... Selama +/- 4 tahun mengikuti Marching Band ini, cewek yang suka dengan aktor Kim Soo Hyun dan aktris Jun Ji Hyun ini bercerita bahwa ia udah pernah mengikuti banyak event, salah satu diantaranya adalah MTQ Propinsi.


Jika mengaitkan Marching Band dan film, ada satu film yang mengangkat kisah nyata sebuah grup Marching Band asal Kalimantan, Indonesia. “Suka duka jadi personil Marching Band itu kayak di film 12 Menit Untuk Selamanya mas”, begitu jawabnya. Ia bertutur film itu sangat bagus, kesannya memberikan inspirasi dan motivasi buat para personil agar berlatih lebih baik lagi, dan mengerti bahwa drum band bukan hanya main alat, tapi juga ada unsur kekeluargaan, rasa peduli, kekompakkan, keyakinan, kedisiplinan dan kegigihann. Hmmm…banyak yah, untung ga keluar saat ujian, hihi… “Saya paling suka adegan saat hari perlombaannya mas, disana visualisasi dan keindahan musiknya cukup memukau, membuat emosi kita seakan-akan kita yang ada di film itu, sampe-sampe bikin nangis nih, hiks..hiks…”, sambung cewek yang juga suka film Lord Of The Rings ini.




Nah kalau soal hari kemerdekaan, doski juga punya kata-kata yang bisa diungkapkan untuk menggambarkan apa makna kemerdekaan menurutnya. “Makna kemerdekaan ialah terbebas dari penjajahan bangsa lain, bebas dari rasa takut dan khawatir, maka akan timbul keberanian, berani berkreativitas, serta bebas untuk mengemukakan pendapat lisan maupun tulisan, pastinya bebas nentuin nasib diri sendiri”, begitulah pembukaan pidato penggemar Vino G. Bastian ini. Merdeka itu bukan berarti berhenti berjuang lho guys, tapi justru harus lebih maksimal lagi untuk menggapai cita-cita bangsa. Merdeka! *berdiri diujung bukit* *pegang katapel* haha…


Mahasiswa/i seperti doksi harus mengisi kemerdekaan dengan cara yang benar, dimulai dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan mahasiswa, yakni belajar. Tuh guys, belajar gih sana, jangan internetan melulu…uppsss…hehe. “Belajarlah sungguh-sungguh, dari dalam diri sendiri, lalu belajar berorganisasim bersosialisasi, kemerdekaan tak hanya upacara semata, tapi renungan untuk masa depan”, pidato sambungan cewek yang doyan makan Shihlin ini. Wah-wah…kalo ada lomba speech alias lomba pidato bisa menang nih cewek, hoho… Memang pantes dah jadi pemimpin pasukan Marching Band.



Tak terasa udah panjang kali lebar kami berbicara, sebelum kami akhiri, kami ingin tahu bagaimana harapan dia terhadap dirinya sendiri maupun negara Indonesia yang tercinta ini. Cewek yang suka minum Share Tea ini menjawab : “Yakni menjadi pribadi yang lebih baik udah so pasti ya ngarepin itu, kalo untuk negara terutama generasi muda lainnya ya harapannya mereka harus bisa mengisi hari dengan rutinitas atau kegiatan positif, karena mereka adalah kader bangsa, ketahuilah asas kepemimpinan karena disana ada kesadaran, kemauan dan kedisiplinan”, zupppeeerrr zzzkaaalliiii…..*udah mirip om Mario Teguh belum?*, hehe. Tuh kan pidato lagi, mantep bener deh, nih keknya sering public speaking mungkin ya, ato memang itu hasil dari berorganisasi, hehe…




Ya sekian dulu profil figur kita kali ini dengan cewek yang seorang Milanisti ini (haduuhh…kenapa Milan sih, Inter aja kenapa…haha…yang tau aja). Mudah-mudahan dilain waktu bisa meliput lagi figur-figur lainnya yang hebat-hebat. Bagi kalian yang mau kenalan sama doski yang juga aktif dalam musikalisasi puisi, nari dan fashion show ini, silahkan cek ID sosmed doski dibawah tulisan ini ya. Jangan lupa untuk kunjungi selalu website kami di www.jambimoviefreakers.blogspot.com atau klik like dan share di fan page kami di www.facebook.com/jambimoviefreakers
See ya..............

*JMFC 001 – Om Chan*


Nama Water Queen
Tempat dan Tanggal Lahir : Kerinci, 23 Mei 1994
Alamat : Jl. HOS Cokroaminoto RT. 34 No.15 Simpang Kawat Kota Jambi
Pekerjaan : Mahasiswa dan Wiraswasta
Path : lupak queen
Instagram : wadonaqueen
Line : wadonaqueen
Makanan dan Minuman Favorit : Shihlin dan Share Tea




No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...